Prodi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa melalui partisipasi dalam Program Pertukaran Mahasiswa Mandiri (Inbound) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Program tersebut merupakan bentuk implementasi kerja sama (MoU) antara FISIP Universitas Brawijaya dan FISIP UNISBA Blitar. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara UNISBA Blitar ditempatkan pada Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UB karena dinilai memiliki kesesuaian atau linearitas bidang keilmuan.
Sebanyak tujuh mahasiswa dari semester 4 dan 6 terpilih untuk mengikuti program tersebut, yakni Abimanyu, Septian Ananda Prasetya, Ilala Ridya, Nadiah Jovita Wahyudi, Indra, Sekar Arrum Dalu, dan Ananda Shierly Patricia.
Program pertukaran mahasiswa ini menjadi salah satu upaya penguatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan global, khususnya di bidang administrasi publik. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, adaptasi sosial, serta keterampilan komunikasi.
Sebelum diberangkatkan, para mahasiswa telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang meliputi seleksi administrasi dan akademik. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan guna mempersiapkan diri menghadapi lingkungan pembelajaran baru di perguruan tinggi tujuan.
Pembekalan tersebut mencakup penguatan kompetensi akademik, etika komunikasi, serta pemahaman mengenai sistem pembelajaran di Universitas Brawijaya. Selama mengikuti program pertukaran mahasiswa, para peserta akan menjalani proses perkuliahan sesuai kurikulum yang berlaku di UB dan terlibat dalam berbagai kegiatan akademik, seperti diskusi ilmiah, seminar, serta kegiatan pengembangan diri lainnya yang mendukung peningkatan soft skills.
Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara, Eko Adi Susilo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa program pertukaran mahasiswa diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kualitas diri, dan membangun jejaring akademik yang lebih luas.
“Pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti program pertukaran ini diharapkan menjadi bekal berharga, baik dalam pengembangan akademik maupun karier mereka di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi Prodi dan fakultas. Mahasiswa peserta pertukaran nantinya diharapkan mampu membagikan pengalaman serta pengetahuan yang diperoleh kepada mahasiswa lainnya sehingga tercipta atmosfer akademik yang lebih dinamis dan inovatif di lingkungan kampus.
Melalui partisipasi aktif dalam program pertukaran mahasiswa, Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNISBA Blitar terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global, kemampuan adaptasi yang tinggi, serta siap berkontribusi dalam pembangunan di berbagai sektor.
