Empat Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) berhasil menunjukkan kemampuan dan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja melalui program magang yang dilaksanakan di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, khususnya di Stasiun Blitar. Magang ini dilaksanakan selama dua bulan yang terlaksana mulai Mei hingga Juli 2026. Program magang ini merupakan inisiatif mandiri mahasiswa sebagai bentuk pengembangan kompetensi akademik dan profesional di bidang pelayanan publik serta administrasi pemerintahan.
Empat Mahasiswa yang ikut dalam magang tersebut adalah Dina Ayu, Tria Tika Viona, Zuhrotul Ulya Hattarina, dan Melia Prita Safina. Program magang ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lapangan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Administrasi Negara mampu bersaing dan dipercaya untuk terlibat langsung dalam lingkungan kerja profesional, khususnya di bidang pelayanan publik dan transportasi.
Selama menjalani kegiatan magang di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero), para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung terkait tata kelola pelayanan publik, sistem administrasi, manajemen operasional, hingga budaya kerja yang disiplin dan profesional.
Tidak hanya itu, pengalaman ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta melatih mahasiswa untuk lebih adaptif terhadap dinamika dunia kerja. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas pelayanan dan operasional transportasi, mahasiswa dapat memahami bagaimana sebuah instansi besar menjalankan pelayanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kepala Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Eko Adi Susilo, S.E.,M.M, turut menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang berhasil lolos dalam program magang tersebut. Ia berharap agar keempat mahasiswa tersebut dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar, menambah pengalaman, serta membangun relasi profesional yang bermanfaat bagi pengembangan karier di masa depan. Selain menjaga nama baik institusi, mahasiswa juga diharapkan mampu membawa pulang ilmu dan pengalaman berharga yang nantinya dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya.
“Saya berharap mahasiswa yang mengikuti program magang ini dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman kerja, serta menjalin relasi profesional yang mendukung pengembangan karier ke depan. Kami juga mengimbau peserta agar senantiasa menjaga nama baik institusi dan membawa pulang ilmu maupun pengalaman berharga yang nantinya bisa dibagikan kepada mahasiswa lainnya,” ungkapnya, saat ditemui di ruangannya.
Melalui program magang ini, diharapkan kolaborasi semacam ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi tantangan di era globalisasi. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pembangunan sektor pelayanan publik di Indonesia.

