BLITAR- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar telah menyelenggarakan Forum Ilmiah Dialektika pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di Aula Majapahit, Universitas Islam Blitar. Kegiatan ini menjadi ruang akademik untuk mendiskusikan hasil penelitian dosen, sekaligus memperluas wawasan mengenai kebijakan transportasi berkelanjutan dan pemanfaatan pengetahuan lokal. Kegiatan ini juga ditunjukkan kepada peserta mahasiswa dan dosen FISIP UNISBA.
Forum ilmiah tersebut mengangkat tema “Kebijakan Transportasi Berkelanjutan Berbasis EV dan Pengetahuan Lokal untuk Optimalisasi Distribusi Pertanian ke Event Ekonomi Kreatif Kabupaten Blitar.” Kegiatan ini merupakan bagian dari diskusi dan pemaparan hasil penelitian Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026 melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP).
Jalu Sora Wicitra, S.AP., M.AP., hadir sebagai narasumber sekaligus ketua dalam topik penelitian tersebut. Anggota penelitian ini yakni Putri Cinta Mei S.Sos., M.AP. Eko Siswanto, S.P., M.P., dan Anantasya Dian K.P. Sementara itu, jalannya diskusi dipandu moderator oleh Novi Catur Muspita, S.Pd., M.Si. Pembahasan mengangkat keterkaitan antara kebijakan transportasi, penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV), pengetahuan lokal, serta kebutuhan distribusi produk pertanian menuju kegiatan ekonomi kreatif di Kabupaten Blitar.

Topik tersebut relevan dengan upaya mempertemukan kebijakan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat lokal. Distribusi hasil pertanian tidak hanya berkaitan dengan perpindahan barang dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga menyangkut akses, efisiensi, dan hubungan antara pelaku pertanian dengan berbagai kegiatan ekonomi. Dalam konteks ini, pengetahuan lokal menjadi aspek yang perlu diperhatikan ketika merancang kebijakan agar sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah.
Forum Ilmiah Dialektika juga memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk mendiskusikan hasil penelitian dan mengajukan pertanyaan secara langsung. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dipandu oleh moderator, sebelum dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan, penyerahan sertifikat, dokumentasi, dan penutupan.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNISBA Blitar menegaskan pentingnya forum ilmiah sebagai ruang pertukaran gagasan, penyebarluasan hasil penelitian, dan pengembangan tradisi akademik di lingkungan perguruan tinggi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memahami persoalan pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan transportasi, pertanian, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Penyelenggaraan Forum Ilmiah Dialektika menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan hasil penelitian dengan persoalan nyata di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan akademik tidak berhenti pada pemaparan gagasan, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan perspektif dan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah (27/10/2026).
Penulis: Novitasari, S.Sos., M.Sos.

